mariovitelli.com, Go-jek telah berhasil melebarkan sayapnya di Asia Tenggara. Beberapa minggu yang lalu setelah go-jek memperkenalkan diri di Vietnam dengan sistem bernama Go-viet, kini berhasill memasuki negara Thailand.

Thailand disambangi sambil memperluas karir go-jek.

Presiden Go-Jek, Andre Soelistyo mengatakan bahwa pihaknya masih berupaya untuk mengurus produk layanan tersebut.

Merek yang digadang-gadang di gajah putih itu bernama GET. Kendati demikian, pihaknya masih belum memastikan kapan peluncuran akan di lakukan di Thailand.

“Tim sudah bekerja untuk mengoperasionalkan sistem, kita tunggu saja,” kata Andre (14/9/2018).

Sejak juni lalu, go-jek telah mendeklarasikan dirinya akan membentangkan sayap ke manca negara.

Vietnam, Thailand, Filipina dan Singapura adalah target sasaran perusahaan berwarna hijau hitam tersebut.

“Sebelumnya kita melakukan ekspansi dulu, kami akan terus memastikan pesyaratan yang kami lakukan sudah melalui prosedur yang benar,” ungkapnya.

CEO and Founder Go-Jek Nadiem Makarim sebelumnya pernah membicarakan strategi go-jek adalah mengkombinasikan teknologi kelas dunia yang dikembangkannya dengan keahlian, pengetahuan pasar yang ia pahami serta pengalamannya.

Nadiem juga ingin menjadikan Go-jek bisnis kelas dunia dan memahami kebutuhan konsumen. Ia percaya dengan kemampuan tim lokalnya.

“Kami percaya kemampuan tim lokal bisa mensukseskan pasaran Go-jek hingga ke Vietnam dan Thailand nantinya. Meski nama merk dagang yang berbeda, namun tetap beroperasi sejalan dengan Go-jek,” ungkapnya.

Menurutnya, bisnis bukan hanya soal pertumbuhan keuntungan dan kerugian. Bisnis akan berjalan apabila bisnis tersebut menghasilkan hal-hal positif dan bermanfaat bagi orang lain.

Kini Go-jek telah melebarkan karir nya kembali di Singapura pada bulan Oktober 2018.

Namun karena Singpura memiliki larangan tentak ojek kendaraan sepeda roda dua, maka go-jek memberikan nuansa yang berbeda di negara tersebut.

Go-jek hadir dalam layanan jasa penyediaan roda empat.

Start up unicorn tersebut menjalani komunikasi dengan ComfortDelGro dalam melaksanakan program tersebut.

Dikabarkan juga go-jek sedang mencari babak ekspansi baru di luar. Tak tanggung-tanggung nominal berkisra USD 2 miliar.

Berkiprahnya go-jek ke luar negeri menunjukkan progres go-jek yang terus meroket. Ini adalah suatu prestasi atas pencapaiannya tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here